Batuk

Batuk merupakan mekanisme refleks yang sangat pening untuk menjaga jalan napas tetap terbuka (paten) dengan cara menyingkirkan hasil sekresi lendir yang menumpuk pada jalan napas. Tidak hanya lendir yang akan disingkirkan oleh refleks batuk tetapu juga gumpalan darah dan benda asing. Namun, sering terdapat batuk yang tidak bertujuan untuk mengeluarkan lendir maupun benda asing seperti batuk yang diebabkan oleh iritasi jalan napas.

Batuk

Batuk

Jalan napas dapat menjadi hiperaktif sehingga hanya dengan iritasi sedikit saja sudah dapat menyebabkan refleks batuk. Daerah pada jalan napas yang peka terhadap rangsangan batuk dalah laring, karina, trakea, dan bronkus utama.

Selain jalan napas, daerah yang juga dapat merangsang refleks batuk dalah pleura, membran timpani dan terkadang iritasi pada visera juga menimbulkan refleks batuk. Mekanisme batuk memerlukan adanya penutupan glotis dan peningkatan tekanan intratoraks (sebagai elemen eksplosif). Jika terdapat kelumpuhan pita suara, elemen eksplosif batuk tidak terjadi dan keadaan seperti ini disebut sebagai bovine cough.

Batuk merupakan gejala yang paling sering ditemukan ada infeksi jalan napas atas. Jika batuk tidak hilang selama tiga minggu sebaiknya dilakukan pemeiksaan foto toraks untuk menentukan kemugnkinan adanya tuberkulosis, karsinoma bronkus atau penyakit paru lain. Batuk juga terjadi pada perokok yang biasanya menganggap batuknya sebagai “batuk normal”.

Jika ditemukan gejala batuk maka perlu dicermati :

  • Apakah rangsangan batuknya pada rongga dada, nasofaring atau telinga
  • Telah berapa lama
  • Kapan terjadinya, sinag hari, malkam hari atau keduanya
  • Batuk berlangsung persisten atau intermiten
  • Apakah menimbulkan rasa nyeri
  • Apakah terdapat kemungkian bahwa batuk disebabkan oleh benda asing yang masuk ke dalam sistem pernapasan.
  • Apakah disebabkan oleh efek samping obat (ACE inhibitor, captopril)

Batuk termasuk elemen utama untuk membersihkan saluran napas dari dahak, dan dahak merupakan stimulus untuk terjadinya batuk. Oleh karena itu, pada seorang penderita batuk yang mempunyai produksi dahak berlebihan, upaya penekanan batuk menjadi berbahaya karena dahak akan menumpuk. Inflamasi mukosa dan iritasi pada sistem pendengaran menyebabkan refleks batuk menjadi lebih peka terhadap rangsangan.

Batuk kering dan nonproduktif dapat sangat mengganggu. Batuk yang sangat berlebihan dapat menyebabkan penyebaran infeksi, cedera pada jalan napas, pneumotoraks, patah tulang iga, hemoptisi, dan dapat memperberat gejala gagal jantung.

Batuk terbagi menjadi beberapa jenis, ada batuk kering, batuk berdahak, batuk rejan, dan batuk pilek. Gejala dan penyebabnya juga berbeda-beda serta penanganannya pun berbeda. Sehingga Anda harus memperhatikan terlebih dahulu jenis penyakit batuk apa yang dialami.

Batuk kering merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Biasanya mereka yang mengalami jenis batuk kering ini tidak akan mengeluarkan dahak seperti batuk produktif. Dan disaat seseorang mengalami masalah batuk kering biasanya akan terlihat seperti batuk flu yang biasa. Namun jika gejalanya terjadi lebih dari 8 minggu maka sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penyebab pastinya. Namun, salah satu penyebab dari batuk kering ini adalah karena rokok.

Batuk berdahak adalah jenis batuk yang produktif dan mengeluarkan dahak yang lumayan banyak. Biasanya sebelum mengalami batuk berdahak ini akan diawali dengan jenis batuk kering. Beberapa penyebab yang menjadi batuk berdahak adalah akibat cuaca yang dingin, infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan, pneumonia, infeksi pada dada, bronkitis akut, ampiesemia, bronkiektasis, tuberkulosis, pneumokonuosis, HIV/AIDS, dan abses yang terjadi pada paru-paru.

Dan penyakit batuk berdahak ini bisa disembuhkan menggunakan resep batuk yang diberikan oleh dokter.

Batuk rejan adalah batuk yang biasanya disebut dengan istilah batuk 100 hari. Batuk ini ibaisanya disebabkan karena serangan bakteri Bordetella pertusis. Bakteri ini bisa menular dari orang yang mengalami infeksi kepada orang lain dengan cara melalui udara atau juga melalui dahak yang bisa dikeluarkan oleh pasien. Dan bakteri ini bisa muncul di lingkungan kita dan biasanya orang dengan sistem imun tubuh yang menurun akan sangat mudah terserang bakteri jenis ini. Dan sekitar jumlah 60 persen dari penyakit ini biasanya merupakan penyakit yang sering dialami oleh anak dibawah usia 10 tahun.

Gejala yang umum terjadi dari penyakit batuk rejan ini adalah mucnul 5-20 hari setelah masa penularan pertama yang ditandai dengan gejala flu, batuk pilek, radang tenggorokan yang disertai dengan adanya demam. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, bayi, anak-anak-anak dan orang dewasa. Pada jenis batuk rejan ini biasanya yang paling khas adalah disaat menarik napas maka akan terasa sesak seperti orang asma atau sesak napas. Dan bahkan bisa juga pasien tidak sempat untuk menarik napas karena batuk yang terjadi secara terus menerus. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan suap tenggorokan dan biasanya mengambil dahaknya untuk melihat jenis dari bakteri ini ada atau tidak.

Batuk

Cara Pemesanan Obat Batuk
Membantu Mengobati Berbagai Jenis batuk, Meringan dan Membantu Mengeluarkan Dahak, Serta Mengatasi Alergi Penyebab Batuk

obat-batuk

Harga 1 Botol Obat Batuk Isi 50 Kapsul = Harga Rp.95.000,-/Botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Batuk, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (Untuk menentukan ongkos kirim)

This entry was posted in Obat Batuk and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>